Kamis, 22 Oktober 2009

Berlatih Karate yang Ideal

sumber :http://indoshotokan.blogspot.com/search/label/Tips

Diterjemahkan dengan bebas dari buku Hirokazu Kanazawa berjudul Black Belt Karate – The Intensive Course pada pendahuluan dengan judul “Training Twice a Week is the Ideal Schedule.”


Sebelum mulai berlatih karate adalah sangat penting menentukan tujuan yang ingin kau raih. Barangkali keputusanmu mulai berlatih karate adalah demi mengejar kekuatan, atau keindahan–dalam beberapa hal kau harus menentukan sasaranmu.

Bagi mereka yang ingin meraih sabuk hitam dalam setahun, sangatlah perlu untuk benar-benar memfokuskan tenaga dan melakukan usaha yang penuh dengan komitmen, menyisihkan satu atau dua jam sehari untuk berlatih hari ini dan keesokan harinya.

Bila tujuanmu untuk memperoleh pikiran yang tenang dan damai lewat latihan karate, maka aku tidak akan menganjurkan pendekatan yang terburu-buru, cukup menggunakan waktu dua kali seminggu untuk berlatih. Melalui tujuan meraih ketenangan jiwa, kau akan mampu (di kemudian hari) menyadari telah berhasil meraih kekuatan, dan hasilnya dapat memberikan kasih sayang pada sesama dengan porsi yang lebih besar.

Namun apapun alasannya, hal yang penting adalah bagaimana kau sanggup berlatih berulang kali, dengan menggunakan jadwal rutin yang sesuai dengan irama fisik dan kepribadianmu. Apalagi, kekuatan yang sejati dari manusia memang terletak pada semangat dan ketekunan yang sungguh-sungguh.

Ada banyak orang yang begitu tekun berlatih karate saat di dalam dojo, namun saat memasuki kehidupan orang dewasa mereka menyerah sebab merasa menjadi terlalu sibuk. Meski demikian, jika kau sudah mempersiapkan diri menata pikiranmu sejak awal berlatih, bukan mustahil menyingkirkan halangan semacam itu. Pertama dan yang paling penting, adalah perlunya mempercayai bahwa berlatih karate dengan berkelanjutan akan memberikan kehidupan dan kesehatan untuk waktu yang lebih lama, dan jelas memberikan pengaruh yang positif dalam hidupmu. Dengan demikian sangatlah penting kau membuat komitmen untuk terus berlatih sepanjang waktu.

Diantara banyak orang yang berlatih di dojo pusatku – Shotokan Karate International (SKI) – ada sebagian peserta dengan usia separuh baya yang tentunya seumur dengan instruktur senior yang telah berlatih karate dalam waktu yang lama. Bahkan beberapa dari mereka 30 sampai 40 tahun silam pernah menjadi anggota klub karate di dojo universitas. Mereka datang dan berlatih di dojoku sebab sebagai seorang instruktur, tentunya tidak layak bagi mereka jika berlatih di dojonya sendiri.

Ada juga ibu rumah tangga yang hadir di dojoku. Awalnya para ibu ini hanya mendaftarkan anak-anak mereka yang dirasakan terlalu bandel. Mereka tidak cukup mampu dan merasa puas dalam mendidik anak-anaknya. Namun saat mereka melihat peningkatan dan perubahan yang dialami pada anak-anak mereka, para ibu ini menjadi penasaran dengan alasan dibalik perbaikan tingkah laku anak-anak mereka. Dan selanjutnya mereka memutuskan untuk mencoba merasakan sendiri berlatih karate.

Satu kenyataan yang membuat diriku merasa bangga dan bersyukur adalah para instruktur SKI, baik di dalam dalam luar Jepang, masih tetap aktif dan sehat meskipun usia mereka sudah memasuki 60 tahun.

Umumnya orang menilai bahwa karate adalah aktivitas yang melelahkan. Mereka juga percaya bahwa seiring usia yang bertambah tua maka karate tidak akan mungkin lagi dikerjakan. Namun mereka tidak menyadari bahwa latihan karate sebenarnya tidak menuntut alasan yang rumit dan tidak masuk akal.

Lebih jauh, bagi orang-orang yang mengetahui bahwa fisik mereka mudah lelah, berlatih dua kali seminggu memberikan tingkat yang ideal untuk memulihkan kelelahan. Jika kau menekan dirimu sendiri dengan berlatih 3 – 4 kali seminggu hanya demi meningkatkan kekuatan, usaha ekstra itu jelas akan menyebabkan kelelahan. Walaupun hal itu bisa diredakan dengan kebiasaan, metode pernapasan dan gerak badan untuk menghilangkan kelelahan yang berlebihan.

Dengan porsi latihan karate yang sesuai, adalah mungkin menghilangkan semua bentuk rasa lelah, termasuk lelah badan, otot yang tegang, pikiran yang lelah dan kelesuan mental dan fisik. Latihan yang ideal adalah dua kali seminggu. Jika tujuanmu demi meningkatkan kesehatanmu, maka dua kali seminggu adalah jumlah yang sesuai. Karena latihan karate satu minggu satu kali tentu saja tidak cukup.

Minggu, 13 September 2009

MINAL AIZIN WAL FAIZIN

11 bulan terlewati... hingga bulan ke 12 pintu maaf terbuka...... Idul Fitri 1430 H sudah dekat.... hari raya tidak lengkap tanpa ketupat.... ada salah kata dan perbuatan yang terlipat beribu maaf terucap......
KELUARGA BESAR KKI CABANG SAMARINDA

Mengucapkan

SELAMAT IDUL FITRI 1430 H
MINAL AIZIN WAL FAIZIN MOHON MAAF LAHIR BATHIN

Jumat, 21 Agustus 2009

MARHABAN YA RAMADHAN 1430 H

MARHABAN YA RAMADHAN 1430 H Segenap keluarga Besar KKI Pengurus Cabang Kota Samarinda.. mengucapkan selamat menunaikan Ibadah Puasa 1430 H...semoga segala amal ibadah yang kita laksanakan dibulan yang penuh berkah dan rahmad ini akan dilipat gandakan pahalanya Amin...

Jumat, 31 Juli 2009

Nothing To Loose KKI Samarinda

Event Mendagri XIII dan Mendiknas II tahun 2009 di Bandar Lampung, memberikan berkah buat Pengcab KKI Samarinda. Dengan terpilihnya 2 karatekanya mewakili PP.KKI a.n. Siti Noraminah di Under 21 kelas - 53 Kg dan Abdur Rosid yang mewakili Pengprov FORKI Kaltim di kelas Under 21 - 68 Kg. Semoga hal ini memberikan dampak yang sangat positif bagi tumbuh kembangnya aliran Kushin di Bumi Etam ini. Semoga berkah dan rahmat ini terus berlanjut dengan perjuangan ini memberikan dampak positif bagi kaltim...amin Banzai KKI!!!!

Senin, 15 Juni 2009

KEJURCAB FORKI KOTA SAMARINDA



Kejuaran karate tingkat kota Samarinda pada tanggal 13-14 Juni 2009 di Gedung Latihan 1 komplek GOR Sempaja, yang diikuti oleh 7 perguruan dari 9 perguruan yang ada di kota Samarinda. Dimana KKI memperoleh mendali 3 emas 6 perak dan 2 perunggu. Juara - juara 1 di tiap kelas pertandingan hasil Kejurcab kali ini akan dipersiapkan guna menyongsong Kejurda FORKI di Kab. Kutai Barat pada tanggal 3-4 Juni 2009 dan persiapan untuk mewakili FORKI Kaltim dalam Mendagri CUP di Lampung mendatang. Nomor yang benar-benar menarik untuk ditonton adalah saat final antara Rosid dari KKI berhadapan dengan Panji dari Inkai, dengan durasi 4 menit waktu yang pertandingkan , sempat tertinggal 4 - 0 lalu saling kejar mengejar angka hingga tuntas di 10-13... ironis memang, namun pelajaran berharga benar-benar terakomodir disini... semoga hal ini bisa memberikan sebuah pengalaman yang sangat berharga... dengan hasil ini KKI Samarinda berhasil memasukkan 3 atlitnya untuk mewakili Forki Samarinda pada Kejurda Forki di Kab. KUBAR... sebuah prestasi ditengah ketatnya persaingan untuk meraih jatah tiket mengikuti Kejurda tersebut. VINI VIDI VICI....BANZAI KUSHIN RYU!!!!

Selasa, 09 Juni 2009

KENAPA BEGINI...KENAPA BEGITU?!


Pada suatu hari, ada seorang anak bertanya pada ibunya. " Bu, kenapa orang selalu mengatakan harus berkata apa adanya pada orang lain tanpa bertanya terlebih dahulu?" Sambil tersenyum dan mengeryitkan dahi tanda kebingungannya menjawab apa adanya, " karena kejujuran itu perlu nak?" Si anak menyela, " maksud ibu?" " ya karena saat ini kejujuran itu saat ini sangat mahal harganya, nak?" Lalu si anak kembali bertanya, " kalau seandainya mengorbankan orang lain demi sebuah sebuah keinginan yang belum tentu tau seperti apa akibatnya?" lalu kemudian si ibu menjelaskan secara panjang lebar dan meraih pundaknya untuk duduk disisinya dan menjelaskan... " Nak, apa yang kau katakan itu benar adanya... tidak selamanya sebuah keinginan itu harus mengorbankan hati dan alam pikiranmu karena.. orang melihat sebuah keinginan itu adalah sebuah harapan yang belum tentu sesuai dengan kemampuan dirinya...banyak orang berlagak bisa padahal orang tersebut menutupi rasa malunya karena memang tidak bisa, namun apa arti sebuah malu bila rasa kebisaan yang selalu dibuat spontan tentu hasilnya bedakan." Si anak menyela, "ah ibu bicara apa sih, aku nggak ngerti nih?" Si ibu kembali menjelaskan, " Nak... maksud ibu, jangan kau bohongi dirimu hanya sebuah keinginan, kalau keinginanmu itu yang kamu sendiri tidak mampu melakukannya?" Si anak menjawab... 'berarti maksud ibu?" Si ibu kembali tersenyum pada anaknya dan menjawab, " sebagai orang tuamu, ibu tidak bisa memaksakan kehendak ibu untukmu hanya karena sebuah keinginan ibu, tapi kamu sendiri nggak bisa melakukakannya... jadi ibu hanya bisa membimbingmu kemana arah yang kamu tuju dan seorang ibu tentu tidak akan pernah rela melihat anaknya gagal dan ibu juga tidak mau kamu jadi anak yang selalu memaksakan kehendak sendiri dengan mengorbankan waktu yang seharusnya kamu gunakan untuk memahami dirimu sendiri dan belajar tentang segala apa yang telah kamu dapatkan untuk menggali potensi yang sbenarnya kamu miliki?" Si anak mengangguk-angguk seraya berkata.. O maksud ibu saya tidak perlu curang dengan apa yang miliki dengan mengatakan pada orang lain saya bisa begitu padahal saya gak bisa?" Si Ibu seraya tersenyum lirih dan berkata, Ya nak lebih baik kau mengatakan tidak daripada kamu gadaikan nilai kejujuran dan harga dirimu hanya untuk sebuah keinginan yang kamu sendiri belum tentu bisa melakukannya?" si Anak menjawab, Oooo gitu, pantesan sekarang banyak orang yang pintar bu ya?" Si Ibu kaget dan bertanya, Pintar.. pintar apanya?" Si anak menjawab sekenanya, Ya banyak bu, Pintar bohongi, pintar bicara, pintar sok pintar dan pintar cari muka ya?" Heheheheheheh si ibu dan dan anak tertawa simpul